Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Spanyol Kerja Sama dalam Penanggulangan Terorisme

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol  Suhardi Alius dan pimpinan CITCO, JosKepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Suhardi Alius dan pimpinan CITCO, Jos (istimewa) ●

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Suhardi Alius, melakukan pertemuan dengan El Centro de Inteligencia contra el Terrorismo y el Crimen Organizado (CITCO) / Intelligence Center Against Terrorism and Organised Crime yang merupakan Badan Anti-Teror Spanyol.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di Madrid, Spanyol, pada Jumat (28/4) waktu setempat atau malam WIB.

Kepala BNPT disambut langsung oleh pimpinan CITCO, José Luis Olivera Serrano bersama jajarannya. Kunjungan tersebut merupakan undangan dari pihak CITCO sebagai upaya untuk memperkuat kerja sama di bidang penanggulangan terorisme.

“Pihak badan antiteror Spanyol ingin mengetahui perkembangan dalam hal penanganan terorisme di Indonesia. Selain itu, dengan banyaknya kejadian-kejadian di Eropa kita juga ingin mengetahui mengenai perkembangan terorisme di Spanyol. Karena perlu diketahui, Spanyol juga merupakan salah satu pintu masuk ke Eropa,” ujar Suhardi Alius, Sabtu (29/4) WIB usai melakukan pertemuan tersebut.

Kepala BNPT mengungkapkan, pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dengan Spanyol yang telah berlangsung pada 2015 lalu.

“Dalam MoU tersebut Indonesia diwakili oleh BNPT, sedangkan dari pihak Spanyol diwakili oleh CITCO itu sendiri,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Dalam pertemuan tersebut, ujar Suhardi, kedua pihak juga bertukar informasi tentang perkembangan ancaman terorisme pada kedua negara termasuk radikalisme melalui media sosial serta foreign terrorist fighter (FTF).

“Setelah bertukar informasi dan saling mendengarkan informasi mengenai ancaman terorisme, maka Indonesia dan Spanyol pun sepakat untuk meningkatkan kerja sama penanggulangan terorisme ke depannya,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Dalam paparannya di hadapan petinggi CITCO, mantan Kapolda Jawa Barat ini menjelaskan, terorisme telah menjadi ancaman global yang serius. Apalagi dalam kurun waktu sepuluh tahun yang lalu dan tidak ada negara yang kebal dari terorisme. Serangan teroris telah terjadi di seluruh dunia, mulai dari Madrid pada 2004, Nice, Berlin, Istanbul, Brussel, New York, London, Paris termasuk Jakarta.

“Kami beruntung sejauh ini kami berhasil mendeteksi dan meminimalkan serangan yang jauh lebih serius. Kami menggunakan dua langkah dalam penanggulangan terorisme yaitu soft approach (pencegahan) dan hard approach (penindakan). Kami sampaikan pula bahwa pada beberapa pekan lalu kami tidak punya pilihan selain menembak tiga teroris di Jawa Timur karena aparat kami mendapatkan perlawanan,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan utama dari kelompok teroris tersebut yakni untuk berupaya membangun negara Islam dengan mengubah konstitusi negara Indonesia. “Mereka telah mengatakan bahwa negara barat dan pemerintah sebagai musuh. Mereka menyatakan jihad sebagai strategi mereka untuk melawan,” ujarnya.

Di pertemuan tersebut, mantan Kepala Divisi Humas Polri ini menjelaskan, BNPT bertanggung jawab untuk merumuskan kebijakan, strategi dan program nasional atau pemerintah pusat di bidang penanggulangan terorisme, serta mengkoordinasikan institusi pemerintah dalam hal implementasi kebijakan nasional.

BNPT sendiri saat ini telah berkoordinasi dengan 31 kementerian/lembaga pemerintah ditambah pemerintah provinsi dalam menerapkan kebijakan nasional untuk penanggulanggan terorisme ini.

“Termasuk dalam menjalankan program deradikalisasi untuk dapat menyentuh akar permasalahan terorisme yang ada di hulu tentunya kami tidak bisa bekerja sendirian. Perlu adanya dukungan dari kementerian dan lembaga terkait juga. Dan pihak Spanyol pun mengapresiasi program deradikalisasi yang telah dijalankan di Indonesia,” ujarnya.

José Luis Olivera Serrano selaku pimpinan CITCO pun juga menyampaikan penghargaan yang tinggi atas terlaksananya pertemuan tersebut. Seperti diketahui, CITCO merupakan Badan Anti Teror yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri Spanyol. Seperti juga halnya dengan BNPT, CITCO terdiri dari sejumlah 21 satuan kerja.

Dalam kunjungannya ke Spanyol, Kepala BNPT didamping Mayjen TNI Gautama Wiranegara (Sekretaris Utama/Sestama BNPT), Amrizal, MM, (Inspektur BNPT), Brigjen Pol Hamidin (Deputi III bidang Kerjasama Internasional), Brigjen Pol Budiono Sandi (Direktur Kerjasama Bilateral), Brigjen Pol Torik Triyono (Direktur Penindakan) dan Wandi Adriano Syamsu (Kasubdit Kerja Sama Amerika-Eropa). Turut mendampingi pula dalam pertemuan tersebut para pejabat KBRI di Madrid, Spanyol.

  ★ Berita Satu  

Ilustrasi MMWT FNSS-Pindad Terbaru

Modern Medium Weight Tank
  Beredar Ilustrasi Terbaru Medium Tank hasil kerjasama FNSS bersama Pindad. Terlihat perbedaan bentuk dari hasil ilustrasi pertama yang ditampilkan pada pameran Indo defence 2016 lalu.

Hasil pandang awam, turret dan hull tank, nampak perbedaan bentuk. Turret diyakini pada ilustrasi diatas menggunakan turret Cockerill XC-8 kaliber 105 mm, yang sama di gunakan Medium Tank CV90105 hasil kerjasama CMI defence dan BAE. [Bordobel]


Sedangkan penampilan pertama MMWT hasil kerjasama FNSS - Pindad pada pameran Indo Defence 2016. [FNSS]
http://www.cmigroupe.com/sites/default/files/article/CMI-Defence-Cockerill-105mm-CV90.jpg

Penampilan medium tank kerjasama CMI Defence bersama BAE menggunakan turret yang sama, dipilih militer Indonesia. [CMI Group]

  ♞ Garuda Militer  

Mobnas Komodo Mejeng di IIMS 2017

KDX250 https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2017/05/01/6b014016-ceac-45c3-8255-58eda0a1ff9d.jpg?w=780&q=90KDX 250 [Rangga Rahadiansyah] ☆

Produsen mobil asal Cimahi, Jawa Barat, PT Fin Komodo Teknologi ingin lebih dikenal masyarakat Indonesia melalui pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Menempati hall C di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Fin Komodo menghadirkan mobil barunya.

Presiden Direktur PT Fin Komodo Teknologi, Ibnu Susilo mengatakan, pihaknya baru saja mengembangkan varian terbaru dari Fin Komodo. Ibnu mengklaim, mobil nasional yang dinamakan Fin Komodo KD 250 X ini memiliki kabin yang lebih lega.

"Ini menjadi varian baru, makanya kita sebut KD250X, new generation. Perubahan di frame. Ini dibuat lebih lega kabinnya. Lalu interior dasbor berubah semuanya. Bentuk eksteriornya lebih macho dan futuristik. Di belakang juga kita ada perubahan, yang tadinya lampu rem di atas, kita taruh di bawah. Lalu fender juga berubah," kata Ibnu saat berbincang dengan detikOto di booth Fin Komodo di arena IIMS 2017, JI Expo, Kemayoran, Jakarta.
http://www.finkomodo.com/images/423689_4532708924598_697871916_n.jpgMobil ini mengambil basis dari model Intai Tempur, yakni mobil militer buatan Fin Komodo. Ibnu menyebut, mobil militer buatannya banyak yang berminat.

"Tapi, (Intai Tempur) itu kan enggak bisa dijual untuk umum. Makanya ini kita bikin yang versi sipil ini. Spesifikasinya hampir sama. Tapi ada pembedanya, yang ini yang versi sipilnya lah," kata Ibnu.

Mobil ini dijual dengan harga Rp 99 juta. Kata Ibnu, khusus di pameran IIMS 2017, pihaknya memberikan diskon Rp 5 juta untuk semua varian Fin Komodo.

"Display Fin Komodo KD 250 X ini sudah dibeli orang. Dia kayaknya untuk hobi," kata Ibnu. (rgr/ddn)

  ★ detik  

PT Pindad Kejar Persaingan Produk Militer Dunia

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAwUD8nk5ZEMFR6KgFCMDKNxPToU7Xz6JJs4fBM2kumd7R3S-2B3GoUy5RwCArPTMMN-zbSpnu1_9cq6hxjKHbp3AEEL_U_z2bIbCXf79S-X4spYr5DkBN3VI0Unt5rygDX-JkJKnojaT7/s1600/69EAOk+med+tank+FNSS.jpgIlustrasi terbaru penampakan medium tank FNSS ☆

I
ndustri pertahanan PT Pindad (persero) sedang mengembangkan produksi medium tank, bekerjasama dengan perusahaan asal Turki, FNSS. Kendaraan ini diproyeksikan memiliki daya gempur yang luas, tahan terhadap senjata balistik, dan anti ancaman ranjau. Tank ini diharapkan bisa mengejar persaingan produk militer dunia.

Gambaran tersebut dilontarkan Direktur Utama PT Pindad, Abraham Morse, saat HUT PT Pindad di Jalan Kuaracondong, Bandung, Sabtu, 29 April 2017.

Disebutkan, pengembangan produksi tank kelas medium tersebut, merupalan salah satu peningkatan kemampuan produksi kendaraan lapis baja. Apalagi, PT Pindad selalu mengikuti dan menyesuaikan perkembangan kebutuhan zaman, termasuk produksi kendaraan lapis baja, yang kini dikembangkan pada produk tank kelas medium.

Soal produksi tank kelas medium tersebut, katanya, PT Pindad juga turut serta dalam tujuh program prioritas kementerian pemerintah.

Inovasi produk terus dikembangkan, di mana sejumlah produk kendaraan lapis baja produksi PT Pindad sudah mendapat kepercayaan dari organisasi dan ajang internasional, seperti Perserikatan Bangsa Bangsa untuk mendukung misi perdamaian di Afrika, di Libanon, UNAMID di Sudan, dan MINUSCA.

Gambaran itu, katanya, menjadi prestasi khusus bagi PT Pindad karena kualitas produk-produknya sudah dapat disejajarkan dengan kelas dunia lainnya.

Sudah lebih dari 40 unit kendaraan tempur buatan PT Pindad yang mendukung pasukan Garuda Indonesia dalam mempertahankan perdamaian dunia
.

  ♖ Pikiran Rakyat  

Kisah Heroik Penerbang TNI AU

✈ Selamatkan Sukhoi ✈ Pesawat tempur Su-30Mk2 TS-3009 [TNI AU]

Penerbang TNI Angkatan Udara, Letkol Pnb Anton Palaguna dan Lettu Pnb Ahmad Finandika berhasil menyelamatkan diri bersama Sukhoi-30 MK setelah salah satu mesin pesawatnya mendadak bermasalah karena ditabrak seekor burung.

Penerbang dari Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin Makassar itu mengalami kejadian tersebut pada saat gladi bersih HUT TNI AU, 7 April 2017 lalu di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

Anton menjelaskan, kejadian itu dialaminya pada saat Sukhoi yang dibawanya itu berada di ketinggian 700-800 kaki. Menurutnya, mesin sebelah kiri ditabrak burung, setelah Sukhoi yang dibawanya itu baru saja melakukan take off.

"Kami take off dengan benar, yaitu dengan daya dorong yang maksimum, tapi pada saat kami sudah melaksanakan clean konfiguration, tiba-tiba di ketinggian kurang lebih 700-800 feet, ada sesuatu yang menabrak kami," kata Anton di Mabesau Cilangkap, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Setelah mengetahui mesin sebelah kiri Sukhoi itu mengalami masalah, Anton kemudian meminta Ahmad yang berada di belakangnya untuk mengecek keadaan. Ternyata, mesin itu sudah mengalami ledakan api sebanyak lima kali.

Anton kemudian segera mengambil tindakan untuk menghindari resiko besar yang bakal terjadi. Dia memutuskan, untuk mematikan mesin sebelah kiri sambil mempertahankan yang kanan untuk menyelamatkan diri dan pesawat yang dibawanya.
Penyerahan sertifikat Well Done oleh KSAU [Angkasa]

"Karena kalau kami tidak mematikan engine itu, maka pesawat ini akan meledak. Kami matikan," ujarnya.

Anton menegaskan, bisa saja keduanya melakukan penyelamatan diri dengan keluar melalui kursi lontar dari pesawat tersebut. Namun apabila itu dilakukan, katanya, maka Sukhoi-30 yang merupakan alutsista milik TNI AU dan juga masyarakat yang ada di sekitarnya akan mengalami bahaya.

Anton kemudian memutuskan untuk tetap melakukan landing dengan satu mesin sebelah kanan. Ia mencoba mengurangi bahan bakar dengan memutar-mutar dulu untuk memudahkan mendarat.

"Ini sulit, karena biasanya pada saat landing pilot akan mengurangi power, tapi kita harus dengan full power," ungkap dia.

Keberhasilan kedua perwira TNI AU itu kemudian mendapatkan apresiasi dari Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Keduanya langsung diberikan 'Penghargaan Welldone' atas tindakan berani dan tepat yang dilakukannya tersebut.

"Semoga penghargaan ini dapat memberikan motivasi yang baik bagi seluruh personel TNI AU," kata Hadi.

  ✈ Rilis  

Sistem Kontrol Pemkot Makassar

Gubernur Sumsel Terpukau image[M Nur Abdurrahman/detikcom] ★

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan rombongannya menyambangi kantor Balai Kota Makassar untuk melihat mempelajari sistem pengawasan kota pada control room Pemkot Makassar.

Alex didampingi oleh Wali Kota Palembang Harnojoyo, Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya Brigjen Marga Taufiq. Mereka yang disambut langsung oleh Wali Kota Makassar Ramdhan "Danny" Pomanto bersama jajarannya pada Rabu (3/5/2017).

"Kota Makassar luar biasa. Tidak ada kota lainnya di Indonesia yang memiliki sistem platform (control room) selengkap ini," ujar Alex.

Alex merasa terpukau akan kecanggihan teknologi sistem pengintaian sudut-sudut kota yang memiliki banyak fungsi strategis dalam proses pengawasan kota, seperti pengamatan arus lalu lintas, pengamatan potensi-potensi keamanan kota serta dapat bersinergi dengan aparat kepolisian bilamana dibutuhkan data rekaman peristiwa tiap sudut kota.

Alex mengaku akan mereplikasi sistem serupa untuk dimanfaatkan di Sumatera Selatan. Alex juga menginstruksikan jajaran provinsi, kabupaten, dan kota di Sumatera Selatan datang ke Makassar belajar bagaimana sistem yang diberi nama 'War Room' oleh Wali Kota Danny ini.
Gubernur Sumsel Terpukau Canggihnya Sistem Kontrol Pemkot Makassar[M Nur Abdurrahman/detikcom]

"Kota-kota di masa depan di seluruh dunia memang harus seperti ini. Makassar harus kita contoh. Kita belajar di Makassar, kita bikin yang lebih baik," tekad Gubernur Alex.

Sementara menurut Danny, War Room Makassar yang terdiri lebih dari 300 kamera CCTV yang ditempatkan di titik-titik strategis. ruangan tersebut tidak hanya berfungsi dalam memantau keamanan kota.

Lebih dari itu, War Room juga mampu memantau jalannya program strategis pemerintah kota Makassar yang inovatif seperti layanan kesehatan Home Care (Dottoro ta), Tangkasaki (Truk Angkutan Sampah Kita yang berbasis Internet dan GPS), program pengamanan kota berbasis masyrakat; Jaga Kota, dan Call Center 112.

Selain itu, lanjut Danny, lewat War Room, wali kota dan jajarannya dapat memantau langsung proses layanan birokrasi di kantor-kantor dinas, kantor camat dan kantor kelurahan, agar tercipta nilai-nilai good and clean governance.

"Makassar merasa sangat terhormat menerima kunjungan dari rombongan Gubernur Alex Noerdin. Beliau termasuk gubernur legenda di Indonesia yang dinilai berhasil dan berprestasi di daerahnya," ungkap Wali Kota Danny.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang meresmikan command room Polrestabes Makassar yang terintegrasi dengan War Room Pemkot Makassar, pada 12 April lalu, berharap sistem sinergitas polisi dan pemkot Makassar dalam pengawasan keamanan kota harus ditiru oleh seluruh Polres di Indonesia. (mna/bag)

  ♞ detik  

Proyek Strategis Nasional Mencapai Rp 1.198 Triliun

N245 Diusulkan Masuk Proyek Strategis BaruN245 [indonesian-aerospace] ☆

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku telah mengusulkan sebanyak 55 proyek dan satu program baru untuk masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilai totalnya mencapai Rp 1.198 triliun.

Usulan tersebut artinya menambah daftar PSN yang sebelumnya telah masuk rancangan, yakni 190 proyek existing dan satu program pembangunan infrastruktur listrik 35 ribu Megawatt.

Dengan demikian kini terdapat sebanyak 245 PSN yang nilainya mencapai Rp 4.059 triliun.

Dari total proyek existing, sebanyak 20 proyek senilai Rp 33,5 triliun sudah rampung. Sedangkan 15 proyek senilai Rp 40,5 triliun dikeluarkan dari daftar PSN.

“Nah PSN yang lama itu satu program listrik swasta. Kalau yang program baru ada satu ini pesawat terbang N245, dari PT DI (Dirgantara Indonesia). Ini usulan baru yang kami ajukan,” kata Darmin di kantornya, kemarin.

Dalam daftar usulan proyek baru, terdapat 45 proyek lintas sektor yang nilainya mencapai Rp 942 triliun, mencakup proyek dari berbagai sektor yang memenuhi kelengkapan dokumen dan kriteria PSN.

Selanjutnya, 7 proyek jalan tol dengan nilai Rp 129 triliun. Tujuh proyek jalan tol Trans Sumatera dengan target pengadaan tanah tahun 2018 dan konstruksi 2019. Proyek ini diusulkan untuk memperoleh dukungan LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara).

Terakhir, 3 proyek perkeretaapian dengan nilai Rp 104 triliun. Terdapat proyek kereta api usulan baru yang diajukan Kementerian Perhubungan pada 10 Februari 2017.

Selanjutnya, satu program usulan baru yakni program pembuatan pesawat jarak menengah R80 senilai Rp 19,5 triliun, dan pesawat N245 senilai Rp 2,5 triliun.

“Sebagian besar kerja sama, ada juga BUMN. Tapi yang kerja sama swasta paling banyak,” pungkas Darmin.
 

  ☠ CNN  

Pesanan TNI AL Menjadi Alat Promosi

Dengan beberapa tambahan teknologi di dalamnyaTeknisi memotong plat baja untuk pembuatan Kapal Landing Platform Dock (LPD) pesanan TNI Angkatan Laut di PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/4/2017). Pesanan kapal dengan panjang sekitar 124 Meter dan lebar 21 Meter tersebut untuk memperkuat dan mendukung armada Republik Indonesia. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono) ☆

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali memesan kapal perang ke PT PAL Indonesia. Kapal yang dipesan jenis Landing Platform Dock (LPD) dengan beberapa tambahan teknologi di dalamnya.

Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh mengatakan pesanan TNI AL itu merupakan lanjutan dari kontrak kerja Nomor KTR/03/02-49/I/2017/Disadal pada 11 Januari 2017. Kontrak itu dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pelat pertama kapal atau first steel cutting di Bengkel Fabrikasi Divisi Kapal Niaga oleh Laksamana Muda TNI Mulyadi.

"Pasar dalam negeri merupakan salah satu potensi besar dan panjang untuk terus digali, ditambah pasar baru luar negeri," ucapnya.

Oleh karena itu, kata dia, dengan pengembangan teknologi kapal terbaik untuk dalam negeri, diharapkan berkembang secara berkelanjutan ke luar negeri. Budiman mengaku, dengan pemenuhan pasar dalam negeri khususnya TNI AL bisa menjadi salah satu alat promosi sekaligus meyakinkan pasar luar negeri.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0E7gQTSDh84PGUoKqQ53RCMxkgqbM9tMGA0pfeDMvF3es5B1eZPoCaoIspMXdiFFmBWkh9Hp5vlVEnb0cRRQnD1BcG6Iy0FTBL-4btml_atbQiu1a-UfHWgi0ig6rM2ptNpPqZ2gkpcQi/s1600/BRP_Tarlac_Philippine_Navy.jpgBRP 601 Tarlac pesanan Filipina [Pasific Sentinel]

"Sehingga kami bersama-sama dengan TNI AL bisa meyakinkan pasar luar negeri, salah satunya yang potensi adalah Malaysia dan negara-negara di Afrika," tuturnya.

Sementara untuk kapal yang dipesan TNI AL kali ini memiliki panjang kurang dari produksi LPD sebelumnya, namun mempunyai keunggulan kapasitas pengangkutan yang lebih besar. Total panjang kapal sekitar 124 meter, dan memiliki lebar 21 meter, dengan kecanggihan mampu mengangkut pasukan beserta crew sebanyak 771 personel, dan mampu berlayar selama 15 hari dengan kecepatan mencapai maksimal 16 knot.

Digerakkan dengan 2 mesin setara 3.900 Hourse Power (HP), dan bobot penuh sebesar 7.200 ton, serta dapat menjangkau jarak sepanjang 10.000 mil laut. Selain itu, juga mampu menampung tiga Helikopter standby, dan dilengkapi kekuatan medis, serta dapat menjalankan operasi kemanusian (non-militer).

Kapal juga mampu membawa serta empat kapal, terdiri dari dua jenis kapal pengangkut pasukan batalyon dan dua kapal pengangkut pasukan patroli militer. Pada saat terjadi musibah dan bencana, kapal juga mampu menjalankan misi kemanusiaan baik secara evakuasi, pencarian, penyelamatan bahkan fungsi administrasi pemerintahan yang bergerak.

Untuk target penyelesaian pengerjaan kapal diperkirakan selama 23 bulan, dan diharapkan mampu membantu dalam tugas kemiliteran dan non-kemiliteran TNI AL.
 

  ☆ antara  

Dua Kapal Selam dari Korsel Segera Dikirim

Tiga kapal selam TNI AL buatan DSME Korea Selatan [Korps Hiu Kencana] ★
Kekuatan armada Angkatan Laut Indonesia bakal semakin tangguh. Juni mendatang, dua kapal selam jenis Chang-Bogo yang dipesan dari Korea Selatan akan dikirimkan. Kapal yang rencananya diberi nama KRI Nagapasa 403 dan KRI Ardadedali 404 itu bakal memperkuat Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) yang berpusat di Surabaya.

’’Saat ini yang punya fasilitas markas kapal selam baru Koarmatim. Maka, kapal baru itu nanti juga akan bermarkas di sana,’’ jelas Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksda Achmad Taufiqoerrochman.

KRI Nagapasa 403 dan KRI Ardadedali 404 dibuat oleh Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME). Seharusnya selesai Maret lalu. Namun, karena beberapa hal, kapal baru dikirimkan Juni. Saat ini dua kapal bertenaga diesel tersebut sudah meninggalkan galangan DSME untuk menjalani serangkaian uji di perairan Korea Selatan.

Sebenarnya, ada tiga kapal selam yang dipesan Indonesia. Satu lagi adalah KRI Alugoro 405. Kapal itu saat ini masih berada dalam perencanaan produksi.

Taufiq menjelaskan, mundurnya pengiriman KRI Nagapasa dan KRI Ardadedali disebabkan penyelesaian yang harus bersamaan. KRI Nagapasa harus menunggu selesainya konstruksi KRI Ardadedali untuk memulai uji coba. ’’Kalau satu diuji, satunya juga harus menemani,’’ ucapnya.

Ke depan, TNI Angkatan Laut akan menambah markas kapal selam. Dengan demikian, kapal selam tidak hanya bermarkas di Surabaya. Yang paling berpotensi untuk menjadi pangkalan kapal selam adalah Teluk Terate, Lampung. Tanah di lokasi teluk juga sudah merupakan aset milik TNI-AL. ’’Rencananya sudah lama, sejak zaman Presiden Soeharto,’’ ujarnya.

Saat ini Indonesia hanya memiliki dua kapal selam kelas Whiskey buatan Rusia. Yaitu, KRI Cakra 401 dan KRI Nanggala 402. Setelah kedatangan kelas Bogo, dua kapal era Perang Dunia II itu akan tetap dioperasikan.

Sementara itu, Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmatim Kolonel Indra Agus Wijaya mengatakan, markas satuan kapal selam sudah mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk kedatangan tiga kapal selam Bogo. ’’Dermaganya sudah siap untuk tiga kapal. Berdampingan dengan dermaga yang ditempati Cakra dan Nanggala,’’ ujarnya.

Selain itu, saat ini prajurit TNI-AL dari satuan kapal selam sudah melakoni serangkaian pelatihan di beberapa negara seperti Jerman, Spanyol, dan Norwegia. Kru kapal pertama, KRI Nagapasa, juga sudah berangkat ke Korea Selatan untuk latihan operasional sejak beberapa bulan lalu. ’’Satu kapal nanti diawaki oleh 40 orang,’’ katanya.

  ♞ Pontianak Post  

Otoritas Bandara India Ingin Belajar Dari AirNav Indonesia

airnav indonesia✈ AirNav Indonesia

Kesuksesan AirNav Indonesia dalam mengelola navigasi penerbangan di Indonesia yang lalu lintasnya terus meningkat, ternyata menarik perhatian dari negara lain. Adalah otoritas bandara di India yang menyampaikan rasa ketertarikan untuk belajar kepada AirNav. Hal tersebut dinyatakan di sela-sela CANSO (Civil Air Navigations Service Organization) Asia Pacific Conference yang diselenggarakan di Hanoi – Vietnam tanggal 3 – 5 Mei 2017.

Menurut Corporate Secretary Airnav Indonesia, Didiet K.S Radityo, AirNav menjadi pembicara dengan membawakan topik ‘Gearing for Traffic – Building ATM Capabilities’. Topik tersebut dipresentasikan oleh Direktur Utama AirNav Novie Riyanto pada Kamis (4/5/2017) dihadapan para Eksekutif Air Navigation Service Provider (ANSP) dan Direktorat Jenderal (DCA) perwakilan negara wilayah Asia Pasifik.

“Tanggapan yang luarbiasa disampaikan oleh beberapa peserta anggota CANSO dan DCA atas upaya luarbiasa Indonesia. Bahkan secara khusus dari Otoritas salah satu Bandara di India menyampaikan keinginan untuk belajar khusus atas hal yang dilakukan AirNav Indonesia,” ujar Didiet.

Eksekutif CANSO meminta secara khusus pada AirNav untuk bisa sharing kepada ANSP dan DCA lainnya tentang bagaimana Indonesia bisa menangani pertumbuhan trafik yang luarbiasa. “Permintaan tersebut kami sambut dengan baik karena akan membawa bendera AirNav menjadi lebih tinggi di kawasan Asia Pasifik. Sekaligus menyampaikan upaya pengembangan yang terus menerus dilakukan dalam hal layanan maupun keselamatan oleh perusahaan,” lanjutnya.

Direktur Utama AirNav yang tampil bersama-sama dengan CEO ASA (Australia Airservices), menyampaikan program strategis dalam kurun sampai dengan 5 tahun ke depan 2017-2021. Yaitu bagaimana tantangan penerbangan di Indonesia dan langkah strategis yang dilakukan. Di antaranya program untuk peningkatan kapasitas runway dan rute melalui pengembangan ATFM, restrukturisasi ruang udara/ rute, penggunaan teknologi satelit dalam navigasi dan surveillance, serta review atas prosedur yang ada.

Author: Gara

  ✈ angkasa  

KBRI Promosikan Produk Indonesia di Pameran Gambia

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcHZT_kjUEVfiTCxeQrCgdiUHkiHplkPbLXORLqrZjKSnRqr2gua9FMO1MlhOQLAxdGXGQRXkCdvwDz8F28z8BWCigcKgpQpQ7ky0W-KUKRz_XubDT05qiGmfmWwN8hyphenhyphenPUyZwJSP29c_M/s1600/2013+nov+aerotech+2.jpgIlustrasi CN 235 ★
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dakar mempromosikan produk-produk Indonesia dalam pameran dagang Gambia, Trade Fair Gambia International (TFGI), ke-11 yang berlangsung 15-30 April 2017.

Pameran dagang internasional itu diselenggarakan oleh kamar dagang dan industri (KADIN) Gambia di Independence Stadium, Banjul, Gambia, seperti disampaikan dalam keterangan pers dari KBRI Dakar yang diterima di Jakarta, Senin.

Berbagai sampel produk nasional Indonesia yang dipromosikan pada pameran itu, antara lain produk hasil hutan, kayu, perabotan, rotan, kayu lapis, produk makanan, hasil tambang dan pertanian, sawit dan produk turunannya, produk hasil laut, tekstil, pakaian jadi, peralatan rumah tangga, elektronik, alat-alat listrik, dan produk plastik.

Selain itu, KBRI juga mempromosikan berbagai produk industri strategis dan unggulan Indonesia, antara lain produk PT. Dirgantara Indonesia, PT. INKA, PT. Pindad, PT. PAL, PT. Sritex.

Adapun barang-barang konsumsi sehari-hari asal Indonesia yang dipamerkan, antara lain sabun, minyak goreng, saos sambal dan tomat, biskuit, teh, kopi, permen, lotion anti nyamuk, balsam gosok.

Pameran TFGI ke-11 itu secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Gambia, Fataoumata Tambajang, yang dalam pidatonya menyampaikan pesan Presiden Gambia, Adama Barrow.

Pemerintah Gambia sedang fokus membangun sektor pertanian, perikanan, energi dan infrastruktur. Dalam bidang perdagangan, Pemerintah Gambia akan mengurangi berbagai hambatan dan mempermudah dalam melakukan bisnis di Gambia serta menciptakan lingkungan bisnis yang bersahabat.

Duta Besar RI Dakar yang juga merangkap Gambia Mansyur Pangeran dan Ketua KADIN Senegal Serigne Mboup menjadi tamu kehormatan pada pameran dagang terbesar di Gambia tersebut.

Ketika berkunjung ke stand Indonesia, Wakil Presiden Fataoumata Tambajang disambut Dubes Mansyur Pangeran, yang kemudian memberikan penjelasan mengenai produk-produk industri strategis dan unggulan Indonesia.

Dubes RI juga mempromosikan pesawat CN-235 yang pernah membawa Presiden Gambia yang baru terpilih, Adama Barrow, dari Dakar ke Banjul pada Januari 2017 tidak lama setelah pesawat CN-235 tiba di Dakar.

Selain itu, dia menyampaikan tentang kerja sama pertanian RI-Gambia yang telah terjalin lama dengan berdirinya "Agricultural Rural Farmer Training Center" (ARFTC) di Jenoi untuk meningkatkan kapasitas petani Gambia.

"Saya sampaikan kepada Wapres Gambia mengenai kerja sama antara KADIN Indonesia-Gambia dalam bentuk nota kesepahaman yang ditandatangani di Jakarta tanggal 7 November 2016," ujar Dubes Mansyur. (*)

  ♞ Antara  

PAL Bidik Pasar Kapal Perang Asing

PT PAL Lepas Kapal Perang Kedua Pesanan FilipinaBRP 602 Davao Del Sur [detik] ★

PT PAL Indonesia fokus menggarap pasar kapal kombatan (combatant ship) atau kapal perang bersenjata.

Bukan hanya di dalam negeri, potensi pasar kapal tersebut juga besar di luar negeri. Misalnya, di Asia Tenggara dan negara-negara di Afrika.

Direktur Utama PT PAL Budiman Saleh menyatakan, pihaknya pada dasarnya masih memiliki potensi pasar yang besar di dalam negeri dan luar negeri.

Di dalam negeri, potensi itu didukung adanya UU 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan yang bisa membantu memenuhi kebutuhan peralatan pertahanan dan keamanan, terutama kapal perang.

Kementerian Pertahanan pun bertugas mempromosikan produk domestik untuk pasar luar negeri.

’’Juga, bersama TNI-AL meyakinkan customer dalam dan luar negeri. Komunitas angkatan laut punya counterpart di luar negeri. Itu bisa mempromosikan PT PAL,’’ katanya beberapa waktu lalu.

PT PAL telah memproduksi kapal LPD 125 meter pada 2011.

Terbaru, mereka telah mengembangkannya menjadi Strategic Sealift Vessel (SSV) 123 meter dan LPD 124 meter.

Kontrak pembangunan LPD 124 meter dengan TNI-AL dilakukan pada Januari 2017.

Sebelumnya, PT PAL mengembangkan produk kapal niaga di pasar internasional.

Adapun pengembangan pasar kapal perang dimulai lewat pengadaan kapal SSV untuk pemerintah Filipina.

’’Ini bisa jadi tonggak untuk pijakan ke depan. PT PAL fokus di lini production sesuai hakikat perusahaan,’’ papar Budiman.

Tahun ini, pihaknya tetap fokus menggarap pasar kapal kombatan.

Komposisi kapal perang diproyeksikan berkontribusi 80 persen.

Sisanya, sebanyak 20 persen difokuskan untuk pemeliharaan, perbaikan, dan general engineering.

Selain fokus pada pemenuhan kebutuhan TNI-AL, pihaknya membidik potensi dari negara tetangga.

’’Seperti Malaysia, tertarik dengan jenis LPD. Mereka menyebutnya dengan kapal multi-role support vessel,’’ tambah Direktur Pembangunan Kapal PT PAL Turitan Indaryo.

Namun, untuk memproduksi kapal perang, sebagian besar komponen didatangkan dari luar negeri seperti mesin dan radar.

Sementara itu, platform kapal sudah bisa diproduksi di dalam negeri. (res/c15/sof)

  ★ JPNN  

Ujicoba Kemampuan KRI Kurau-865

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzsePSKGyVbpFznMGsnvoW7Zt87WA9ZQ0Q1ujP8TcBGsGQPbkH7d5dFUMGy6106IRLHTNurV9SvmOv8AkkMyYr8nEUFBNgpS-o9yrc25glnGGHu_xTzkZyMR2zOl7_tJQ6RTm3gtT7S6Pe/s1600/Kapal-Patroli-Cepat-KRI-Kurau-Diluncurkan-di-Perairan-Banten-2.jpgPeluncuran kapal patroli cepat KRI Kurau di Perairan Banten. [defence.pk/pr1v4t33r] ●

Tim Commodor Inspection melaksanakan peninjauan dan inspeksi KRI Kurau-856 di galangan kapal PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) Banten, pada Kamis (4/5).

Tim Commodor Inspection KRI Kurau terdiri dari Waaslog Kasal Laksma TNI Toto Prihantoro, Irops Itjenal Laksma TNI Janter Elias Manik, Kadislaikmatal Laksma TNI Sudarmoko, Kadisadal Laksma TNI Prasetya Nugraha, beserta rombongan.

Kunjungan rombongan ini disambut oleh Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Rudi Haryanto dan Direktur Utama PT. CMS Agus Pramono.

Laksma Toto Prihantoro menyampaikan bahwa tujuan kunjungan tim pertama saat ini adalah untuk mengetahui hasil yang telah dicapai terkait pesanan kapal patroli dari TNI Angkatan Laut berupa KPC 40 M yaitu KRI Kurau-856. Tim ingin mengetahui ketangguhan, ketahanan, dan kecepatan kapal tersebut.

Tim Commodore Inpection melakukan inspeksi fisik serta uji coba kemampuan KRI Kurau-865 dengan melaksanakan satu kali trip berlayar dari dermaga PT. CMS Banten menuju perairan Salira Puloampel yang dibawa langsung oleh Komandan KRI Kurau-856 Mayor Laut (P) Avissema.

Uji coba kemampuan pada Commodore Inspection tersebut meliputi kecepatan balingan kapal, kemudi darurat, pengecekan pompa air, melaksanakan Vrem Stop, dll.

  ★ Lanal Banten