✈ Selamatkan Sukhoi
✈ Pesawat tempur Su-30Mk2 TS-3009 [TNI AU]
Penerbang TNI Angkatan Udara, Letkol Pnb Anton Palaguna dan Lettu Pnb Ahmad Finandika berhasil menyelamatkan diri bersama Sukhoi-30 MK setelah salah satu mesin pesawatnya mendadak bermasalah karena ditabrak seekor burung.
Penerbang dari Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin Makassar itu mengalami kejadian tersebut pada saat gladi bersih HUT TNI AU, 7 April 2017 lalu di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.
Anton menjelaskan, kejadian itu dialaminya pada saat Sukhoi yang dibawanya itu berada di ketinggian 700-800 kaki. Menurutnya, mesin sebelah kiri ditabrak burung, setelah Sukhoi yang dibawanya itu baru saja melakukan take off.
"Kami take off dengan benar, yaitu dengan daya dorong yang maksimum, tapi pada saat kami sudah melaksanakan clean konfiguration, tiba-tiba di ketinggian kurang lebih 700-800 feet, ada sesuatu yang menabrak kami," kata Anton di Mabesau Cilangkap, Jakarta, Jumat (21/4/2017).
Setelah mengetahui mesin sebelah kiri Sukhoi itu mengalami masalah, Anton kemudian meminta Ahmad yang berada di belakangnya untuk mengecek keadaan. Ternyata, mesin itu sudah mengalami ledakan api sebanyak lima kali.
Anton kemudian segera mengambil tindakan untuk menghindari resiko besar yang bakal terjadi. Dia memutuskan, untuk mematikan mesin sebelah kiri sambil mempertahankan yang kanan untuk menyelamatkan diri dan pesawat yang dibawanya.
Penyerahan sertifikat Well Done oleh KSAU [Angkasa]
"Karena kalau kami tidak mematikan engine itu, maka pesawat ini akan meledak. Kami matikan," ujarnya.
Anton menegaskan, bisa saja keduanya melakukan penyelamatan diri dengan keluar melalui kursi lontar dari pesawat tersebut. Namun apabila itu dilakukan, katanya, maka Sukhoi-30 yang merupakan alutsista milik TNI AU dan juga masyarakat yang ada di sekitarnya akan mengalami bahaya.
Anton kemudian memutuskan untuk tetap melakukan landing dengan satu mesin sebelah kanan. Ia mencoba mengurangi bahan bakar dengan memutar-mutar dulu untuk memudahkan mendarat.
"Ini sulit, karena biasanya pada saat landing pilot akan mengurangi power, tapi kita harus dengan full power," ungkap dia.
Keberhasilan kedua perwira TNI AU itu kemudian mendapatkan apresiasi dari Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Keduanya langsung diberikan 'Penghargaan Welldone' atas tindakan berani dan tepat yang dilakukannya tersebut.
"Semoga penghargaan ini dapat memberikan motivasi yang baik bagi seluruh personel TNI AU," kata Hadi.
N245 Diusulkan Masuk Proyek Strategis Baru
N245 [indonesian-aerospace] ☆
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku telah mengusulkan sebanyak 55 proyek dan satu program baru untuk masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang nilai totalnya mencapai Rp 1.198 triliun.
Usulan tersebut artinya menambah daftar PSN yang sebelumnya telah masuk rancangan, yakni 190 proyek existing dan satu program pembangunan infrastruktur listrik 35 ribu Megawatt.
Dengan demikian kini terdapat sebanyak 245 PSN yang nilainya mencapai Rp 4.059 triliun.
Dari total proyek existing, sebanyak 20 proyek senilai Rp 33,5 triliun sudah rampung. Sedangkan 15 proyek senilai Rp 40,5 triliun dikeluarkan dari daftar PSN.
“Nah PSN yang lama itu satu program listrik swasta. Kalau yang program baru ada satu ini pesawat terbang N245, dari PT DI (Dirgantara Indonesia). Ini usulan baru yang kami ajukan,” kata Darmin di kantornya, kemarin.
Dalam daftar usulan proyek baru, terdapat 45 proyek lintas sektor yang nilainya mencapai Rp 942 triliun, mencakup proyek dari berbagai sektor yang memenuhi kelengkapan dokumen dan kriteria PSN.
Selanjutnya, 7 proyek jalan tol dengan nilai Rp 129 triliun. Tujuh proyek jalan tol Trans Sumatera dengan target pengadaan tanah tahun 2018 dan konstruksi 2019. Proyek ini diusulkan untuk memperoleh dukungan LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara).
Terakhir, 3 proyek perkeretaapian dengan nilai Rp 104 triliun. Terdapat proyek kereta api usulan baru yang diajukan Kementerian Perhubungan pada 10 Februari 2017.
Selanjutnya, satu program usulan baru yakni program pembuatan pesawat jarak menengah R80 senilai Rp 19,5 triliun, dan pesawat N245 senilai Rp 2,5 triliun.
“Sebagian besar kerja sama, ada juga BUMN. Tapi yang kerja sama swasta paling banyak,” pungkas Darmin.
Indonesian military officials have jetted out of the southern NSW town of Wagga in their revamped cargo plane, as part of a trade deal worth tens of millions of dollars.
The burly plane is the first of five ex-RAAF aircraft to be sent to Indonesia, as part of an agreement between our countries signed in 2013.
Indonesian Airforce Lieutenant Colonel Suryo Anggoro led the 14-man crew's visit to maintenance hangar Douglas Aerospace, which was charged with the restoration of the Hercules C130.
"The painting is very beautiful," Lt. Col. Anggoro told 9NEWS.
"It will help a lot ... very exciting."
The Australian Government agreed to sell the 1960s aircraft to Indonesia four years ago, for what then-Defence Minister Stephen Smith labelled as a discounted rate.
While the Hercules are believed to be worth more than $ 30 million, Defence spokespeople are yet to confirm the purchase price of the aircraft, as well as a simulator and spare parts also part of the package.
Avionics Technician Jacob Rye has been working on the plane since it arrived two months ago.
"It had been sitting around for a while before that, but we've done quite a bit of deep level maintenance in there," Mr Rye said.
"We've now got it up to a flying standard."
The Hercules’ vast interior was gutted, with each component painstakingly restored.
"A lot more involved than your normal flight line maintenance. It's a full service," he said.
There was plenty to be repaired, with the plane built to carry tonnes of pallets, vehicles and generators, or up to 120 passengers.
"It's been very cool actually. I have a military background so I still get very excited hearing the planes take off."
While the Indonesian officials were proud of their purchase, they were in no rush to get home.
"I am quite enjoying Wagga," Lt. Col. Anggoro said.
"Everybody here is very nice and friendly, we've been so welcome."
There was a very crowded flight deck when the Indonesian crew did leave, with more than a dozen crew members packing the front of the Hercules.
It's since touched down at Sydney's Richmond Air Force Base, where it will have the final spit and polish before jetting off to Indonesia.
Pengamanan Laut Indonesia
Daftar alutsista Bakamla [pr1v4t33r] ★
Beredar info penambahan alutsista Bakamla. Dari data proyek strategis terlampir penambahan kapal dengan ukuran cukup besar yang mempunyai panjang 80 dan 110 meter.
Dalam tabel terlampir penambahan kapal dengan jumlah cukup banyak, seperti kapal ukuran 110 meter bertambah menjadi 2 unit, dimana kapal pertama sedang dalam pengerjaan di galangan kapal Palindo, Batam.
Selain itu juga terlampir penambahan kapal ukuran 80 meter tahap dua sebanyak 2 unit dimana pada periode pertama telah disiapkan sebanyak 3 unit.
Untuk pengamanan dari udara, Pemerintah juga menambahkan sebanyak 1 unit pesawat intai untuk pengamanan laut Indonesia. Bila melibatkan industri pertahanan lokal, bisa dipastikan pesawat CN seri produksi PT Dirgantara Indonesia akan memperkuat alutsista Bakamla tersebut.
Luasnya Laut Indonesia, bukan hal mudah untuk mengawasi dan patroli dengan kapal yang telah ada sekarang. Indonesia memerlukan kapal dengan ukuran besar untuk menjaga perairan ZEE, dimana Samudra dengan ombak besar memerlukan kapal yang mampu bertahan diatas sea stage 5 keatas.
★ Garuda Militer
✈️ Berusaha mendatangkan 10 unit
✈️ Pesawat Su35 Rusia [Marina]
Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, menyebut pembelian Sukhoi SU 35 menguntungkan Indonesia. Sebab ada kerja sama berkelanjutan antara negara produsen Rusia dengan pemerintah Indonesia.
"Karena ada imbal dagangnya 50 persen. Kita bisa ekspor," kata Ryamizard di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis 22 Juni 2017.
Perjanjian antara Indonesia dan Rusia itu meliputi pembangunan pabrik suku cadang pesawat tempur di Tanah Air. Nantinya di Indonesia akan tersedia suku cadang hingga pusat perbaikan Sukhoi.
Namun Menhan menolak menjelaskan detail kerja sama termasuk 50 persen imbal dagang mengingat hal tersebut, kata dia, masuk ranah Kementerian Perdagangan (Kemendag). Yang jelas, Ryamizard akan berusaha mendatangkan 10 lebih pesawat tempur Sukhoi ke Tanah Air.
"Kemarin kan dananya untuk 8 pesawat, saya akan coba bisa 10. Kalau bisa 11 (pesawat Sukhoi)," kata Ryamizard.
Disinggung mengenai waktu kedatangan pesawat, Mantan KASAD itu meminta semua pihak sabar. Karena proses mendatangkan pesawat terbilang rumit, apalagi yang baru. "Ya dibuat dulu, kan kita enggak beli bekas," pungkasnya. (HUS)
Penanda-tanganan kontrak dengan Angkatan Darat Nepal [PTDI] ☆
Kabar menggembirakan datang dari Republik Federal Demokratik Nepal.
Direktur Utama PTDI, Budi Santoso dan Pejabat Angkatan Darat Nepal, Mayor Jenderal Purna B. Silawal menandatangani Kontrak Penjualan Pesawat CN235-220M Multi Purpose Aircraft (16/6) di Kantor Pusat Angkatan Darat Nepal, Bhadkali, Khatmandu, Nepal.
Pilot Angkatan Darat Nepal, Mayor Jenderal Sudhir Shrestha dan Komisaris PTDI, Isfan Fajar Satriyo turut menyaksikan proses penandatanganan tersebut.
Pesawat CN235-220 Military Transport yang dibeli Angkatan Darat Nepal memiliki 5 konfigurasi yaitu untuk VIP, Troop/Paratroop, Medical Evacuation, Passanger Transport dan Cargo.
✈ Pasti terlaksana dengan 50% imbal dagang
Su35 Rusia
Pembelian pesawat tempur Sukhoi SU 35, pasti terlaksana menurut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
Ia memastikan pesawat tempur generasi 4 sebanyak sepuluh unit itu, pasti datang ke Indonesia. "Dari dua tahun lalu saya sudah nego(siasi) itu, sudah (pasti datang)," ujarnya kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemanan (Kemenkopolhukam), Jakarta Pusat, Senin (12/6/2017).
Kapan sepuluh unit pesawat tempur buatan Russia itu akan tiba di tanah air, ia menyebut hal itu ada di tangan Kementerian Perdagangan (Kemendag), yang ikut menangani pembelian Sukhoi SU 35.
"Itu urusan Kementerian Perdagangan, saya minta beli, kemudian 'G to G' (Goverment to Goverment), tidak ada calon, kemudian ada lima puluh persen imbal dagang," ujarnya.
Selain itu, perjanjian antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Russia terkait pembelian pesawat tempur yang mampu melakukan manuver Pugachev Cobra itu, adalah pembangunan suku cadang pesawat tempur di Indonesia.
"Mereka akan buat pabrik di sini untuk suku cadang, jadi nggak usah bawa-bawa ke Russia, mahal itu. Jadi nanti yang punya (pesawat) Sukhoi seperti Malaysia, perbaikannya sama kita (saja)," ujarnya.
✈ MAST Asia 2017
✈ Model pesawat US-2 amfibi pada pameran MAST Asia 2017. (IHS Markit/Ridzwan Rahmat)
Perusahaan pembuat pesawat Jepang, ShinMaywa menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan transfer teknologi pesawat US-2 dengan perusahaan lokal, jika pesawat amfibi US-2 dipilih Jakarta, dimana perakitan akhir dapat dilakukan di Indonesia.
Berbicara kepada Jane (13/06) di pameran MAST Asia 2017 di Tokyo, Masayuki Tanaka, divisi ekspor ShinMaywa, memastikan bahwa perusahaan tersebut siap untuk memberikan konsesi transfer teknologi sesuai dengan kebijakan akuisisi pertahanan Jakarta.
Namun, dia mencatat bahwa ini akan sangat tergantung kepada pemerintah Jepang, yang memimpin kesepakatan potensial tersebut. Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilaporkan mempertimbangkan kontrak awal untuk mengakusisi tiga pesawat US-2.
Meskipun ada beberapa pilihan untuk mendistribusikan pekerjaan di platform ini, secara logistik sangat menantang dan mahal untuk mengangkut komponen pesawat terbang utama yang akan dikumpulkan di Indonesia, kata Tanaka, yang mengemukakan bahwa pengaturan semacam itu bisa berakhir dengan biaya lebih banyak ditanggung pelanggan.
Bisa jadi lebih layak bagi pesawat yang akan dikirim sepenuhnya dirakit dengan konfigurasi akhir yang harus dilakukan di negara pelanggan, tambahnya, menyebut produsen pesawat terbang milik negara PT Dirgantara Indonesia sebagai mitra kerja sama.
Namun, Tanaka tidak dapat memberikan indikasi kapan kesepakatan untuk AS-2 akan terwujud, menambahkan bahwa perundingan antara kedua pemerintah tersebut sedang berlangsung.
✈ Indonesia Teknologi
Ilustrasi - Pesawat CN235-220M pesanan Senegal [republika] ☆
Pemerintah Senegal dalam Forum Bisnis Indonesia-Senegal pertama di Dakar pada Rabu (7/6) menyampaikan minat untuk membeli pesawat CN-235, kapal feri dan kapal tanker, serta kereta api buatan Indonesia.
Hal itu disampaikan dalam keterangan pers dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Kamis.
Dalam pertemuan bisnis tersebut, pihak Senegal menunjukkan minat yang besar terhadap pembelian pesawat CN-235 yang ke-3 dan ke-4, serta penjajakan pemesanan kapal feri penumpang 500 kursi dan kapal tanker, kata Duta Besar RI untuk Senegal Mansyur Pangeran.
Selain itu, lanjut Dubes Mansyur, Senegal juga berminat untuk membeli kereta api buatan PT. INKA untuk proyek pembangunan prioritas "Plan Senegal Emergent" (PSE) di sektor perkeretaapian yang menghubungkan Dakar-Tambacounda dan Dakar-St. Louis.
Dia menambahkan, dalam pertemuan antarpelaku bisnis di Forum Bisnis Indonesia-Senegal itu Presiden Dewan Perkapalan Senegal juga menyampaikan keinginan untuk membeli tiga kapal buatan PT. PAL, yaitu satu kapal tanker ukuran 10 ribu ton dan dua kapal kargo ukuran 20 ribu ton.
Dubes Mansyur menyampaikan bahwa forum bisnis itu bertujuan untuk meningkatkan hubungan bilateral Indonesia-Senegal, khususnya di bidang perdagangan dan bisnis.
"Peristiwa ini menjadi catatan sejarah tersendiri, karena selama lebih dari sepuluh tahun menjalin hubungan bilateral, forum sejenis baru pertama kali diadakan," ujar dia.
Forum bisnis itu diharapkan dapat meningkatkan interaksi dan kegiatan saling kunjung antarpelaku bisnis untuk mencari peluang yang sangat terbuka antara kedua negara.
Forum bisnis tersebut dihadiri oleh sekitar 100 pelaku usaha yang bergerak di sektor pertanian, obat-obatan dan kosmetik, pesawat terbang, kereta api, tekstil, agro-industri, mainan anak, kelapa sawit, konstruksi, dan lainnya.
Peserta forum tidak hanya berasal dari Senegal, tetapi juga wakil-wakil kamar dagang dan industri (Kadin) dari negara-negara sekitar, yaitu Pantai Gading, Mali, Gambia, Cabo Verde dan Sierra Leone.
Forum bisnis di Dakar, Senegal itu merupakan bagian dari rangkaian "Africa Tour" kedua yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Nigeria dan dilanjutkan oleh Wamenlu RI A.M. Fachir di Senegal. "Africa Tour" tersebut akan dilanjutkan oleh pemerintah RI dengan kunjungan ke Kenya dan Ethiopia.
Kunker Wamenlu ke Senegal dan Kenya
Pesawat CN 235 PT DI ☆
Wakil Menteri Luar Negeri RI A.M. Fachir melakukan kunjungan kerja ke Senegal dan Kenya pada 7-10 Juni 2017 untuk memperkuat hubungan kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Afrika.
“Wamenlu RI akan berkunjung ke Senegal dan Kenya pada 7-10 Juni. Ini untuk menunjukkan komitmen Indonesia dalam meningkatkan hubungan dan kerja sama kita dengan negara-negara Afrika,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Jakarta, Jumat.
Menurut Arrmanatha, Pemerintah Indonesia ingin memperkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara Afrika karena Afrika mempunyai potensi besar dan merupakan pasar non-tradisional yang penting untuk Indonesia.
Direktur Kawasan Afrika Kementerian Luar Negeri Daniel Tumpal Simanjuntak menyampaikan bahwa Wamenlu Fachir dalam kunjungan kerjanya ke Senegal dan Kenya akan berfokus melakukan diplomasi ekonomi.
“Dalam kunjungan ini, kami juga akan mendorong kerja sama, salah satunya upaya untuk menjual produk-produk PT Dirgantara Indonesia,” ujar dia.
Daniel mengatakan bahwa Senegal dan Kenya merupakan negara mitra penting bagi Indonesia di kawasan Afrika barat.
“Salah satu agenda penting yang juga selalu didorong adalah Indonesia-Africa Forum. Forum ini akan diupayakan dilaksanakan di Indonesia untuk mendorong kerja sama ekonomi konkret antara Indonesia dengan negara-negara Afrika,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa salah satu prioritas diplomasi ekonomi Indonesia pada 2017 adalah untuk meningkatkan hubungan ekonomi dengan negara-negara Afrika.
“Afrika merupakan kawasan yang memiliki potensi besar sehingga penting bagi Indonesia untuk terus meningkatkan dan memperluas kerja sama ekonomi di kawasan ini,” ucap Menlu Retno.
Diplomasi ekonomi pemerintah Indonesia untuk masuk dan mengembangkan kerja sama ekonomi ke wilayah Afrika pun dilakukan melalui berbagai pintu, termasuk melalui forum dan organisasi regional.
Indonesian marines begin using Ukrainian BTR-4M APC
BTR4M Marinir [angkasa] ○
The all-purpose maritime battalion of Indonesian marines have officially begun to use a test batch of BTR-4M armored personnel carriers produced at Ukraine's Kharkiv-based Morozov Machine Building Design Bureau. The contract was signed in February 2014 between the state-run SpetsTechnoExport Concern, which is part of Ukrainian state-run Ukroboronprom, and Indonesia's Defense Ministry.
Ukroboronprom's press service on Thursday cited SpetsTechnoExport CEO Pavlo Barbul as saying the first five BTR-4 vehicles have completed testing and have been transferred to Indonesia's military for use.
"The procedure for transferring Ukrainian BTRs to Indonesia's military has taken place. Since the start of May, Indonesia marines have been using them," Barbul said.
As earlier reported, the contract to produce and send a test batch of five BTR-4Ms was signed in February 2014. The contract provides the option for further supplies of 50 vehicles. The first batch was offloaded in Indonesia in 2016.
The success of the Indonesia contract comes within the framework of increased capacity of Ukraine's military industrial complex after supplying BTR-4s to Ukraine's armed forces.
Indonesia is one of Ukraine's best potential partners in the Asian Pacific region. Ukrainian tank and armored vehicles, as well as aviation equipment, have been provided to Indonesia on a bilateral basis, as well as repair and modernization services.
Kyiv and Jakarta have stepped up talks about increased military cooperation. Indonesia today is interested in the creation of a joint enterprise for the production of guided air-to-air missiles, Ukrainian radar systems and Ukrainian military cargo planes.
Imbal Dagang Pesawat Sukhoi Su-35
Sukhoi Su-35 Flanker E [Sputnik] ★
Kementrian Perdagangan meminta pihak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mendampingi transaksi imbal dagang. Pasalnya, Kemendag tengah melakukan transaksi imbal dagang untuk pembelian pesawat Sukhoi Su-35 asal Rusia.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, telah menunjuk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebagai perantara dalam melakukan transaksi imbal dagang dengan Rusia. Sementara dari sisi Rusia akan menunjuk Rostec yang merupakan BUMN yang bergerak dibidang Alutsista.
"Kami telah menunjuk PT PPI, BUMN yang mewakili kita, karena mereka tunjuk BUMN-nya (Rostec), kita tunjuk BUMN-nya PPI. Mereka akan lakukan transaksi dagang dari sisi kita. Sukhoi jual pada Kementrian Pertahanan, dia tunjuk badan usahanya, Rostec," ujarnya di Kantor Kementrian Perdagangan, Jakarta, Rabu (17/5/2017).
Meski telah menunjuk PT PPI sebagai perantara, namun Enggar belum menyebutkan jenis komoditas apa saja yang akan ditawarkan pemerintah pada Rusia sebagai imbal dagang dengan delapan pesawat jet Sukhoi Su-35. Namun sejauh ini pihak Rusia baru menyampaikan keinginan mereka untuk membeli karet alam produksi dalam negeri, namun, tidak menutup kemungkinan untuk membeli produk lainnya.
"Imbal dagang itu ada UU mengenai ketentuan setiap mengenai alusista, ada transteknologi dan nilainya. Dan pemerintah kita dalam hal ini menhan membeli sukhoi dan sebagian itu dalam bahannya, jenisnya imbalnya apa, itu nanti dalam pembicaraan," kata Enggar.
Sebagai informasi, Adapun nilai imbal dagang yang akan dilakukan dengan Rusia sekitar USD600 juta. Diperkirakan pengadaan delapan unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 memakan biaya senilai USD 1,14 miliar. ♞ Okezone
Pesawat tempur Su-35 [Militaryphotos] ★
Pemerintah Rusia tertarik dengan produk karet asal Indonesia. Minat tersebut diutarakan Rusia menanggapi kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mengimplementasikan imbal beli dengan negara produsen senjata.
Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemdag) Oke Nurwan bilang, produk karet yang diminati itu adalah crumb rubber alias karet remah. “Mereka tertarik di crumb rubber. Tapi belum kami putuskan,” kata Oke, akhir pekan lalu.
Komoditas karet menjadi salah satu yang tengah dikaji oleh pemerintah untuk imbal dagang dengan produk senjata Rusia. Menurut Oke, payung hukum dari jenis produk yang disepakati dengan mekanisme imbal dagang akan dibuat dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen).
Dengan Rusia, produk yang diinginkan oleh Pemerintah Indonesia adalah pesawat tempur Sukhoi. Adapun nilai imbal dagang yang akan dilakukan dengan Rusia sekitar US$ 600 juta.
Atas kebijakan imbal dagang ini, Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) merespon positif. Mereka berharap dengan skema imbal datang ini, maka akan terjadi perluasan pasar sehingga harga karet akan kembali melar setidaknya mencapai US$ 6 per kilogram (kg).
Sebab dalam tiga tahun terakhir harga karet dunia terus anjlok. “Bila harga karet naik, maka petani karet kecil juga akan untung lantaran harganya terangkat,” kata Dewan Penasehat GAPKINDO Asril Sutan Amir.
Seperti diketahui, sejak akhir kuartal I lalu, petani karet gigit jari lantaran harganya anjlok. Harga karet ditingkat petani dihargai Rp 6.000 per kg atau turun 40% dibandingkan awal tahun yang berada di kisaran Rp 10.000 per kg. Ketua Umum Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Lukman Zakaria bilang, penurunan harga karet tersebut terjadi sejak bulan Maret lalu. “Sudah turun banyak (harga), tinggal Rp 6.000 per kg di tingkat petani,” kata Lukman.
Menurunnya harga jual karet petani ini, menurut Lukman, disebabkan karena permintaan dunia yang menurun. Biasanya kontrak baru pembelian karet dilakukan setiap awal tahun. Hal ini yang cukup mempengaruhi harga beli karet ditingkat petani.
Meski tidak merinci, Lukman bilang, dengan banyaknya kontrak baru di awal tahun, maka saat ini stok karet di gudang-gudang konsumen karet dan eksportir masih penuh. “Awal tahun kemarin banyak kontrak baru pemesanan. Jadinya gudang mereka penuh, sehingga harga karet turun,” katanya.
Produk Bernilai Tambah
Implementasi imbal dagang diharapkan mampu memberi dampak positif bagi Indonesia. Selain karet, pemerintah Indonesia berharap terhadap produk-produk lain yang bernilai tambah, contohnya dengan imbal dagang perlengkapan baju militer dengan persenjataan dari Rusia.
Sekadar catatan, implementasi kebijakan imbal dagang tertuang dalam UU Nomor 16 tahun 2012 tentang industri Pertahanan. Jenis alutsista yang dapat diimplementasikan dengan kebijakan ini disesuaikan dengan kebutuhan dan tidak terbatas pada produk tertentu.
Terkait kebijakan imbal beli ini, Kemdag juga telah meluncurkan aturan turunnya yakni Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.44/M-Dag/Per/2016 tentang Ketentuan Imbal Beli Pengadaan Barang Pemerintah Asal Impor.
Beleid ini mengatur pengadaan barang pemerintah yang berasal dari impor dengan nilai tertentu, dan atau berdasarakan peraturan perundang-undangan wajib dilaksanakan melalui imbal beli. Jenis dan nilai barang untuk pengadaan barang pemerintah serta prosentase kewajiban imbal beli ditentukan oleh tim yang dibentuk oleh menteri.
Dalam aturan itu juga disebutkan, barang ekspor Indonesia untuk pemenuhan kewajiban imbal beli hanya komoditi non migas. Perusahaan pemasok atau perusahaan pihak ketiga yang tidak merealisasikan ekspor untuk memenuhi kewajiban imbal hasil dikenakan sanksi kewajiban untuk membayar denda sebesar 50% dari nilai kewajiban imbal beli pengadaan barang pemerintah asal impor.
Pengembangan Pesawat dan Drone
Pada perhelatan International Defence Industry Fair (IDEF) 2017 yang diselenggarakan pada tanggal 9-12 Mei 2017 di Istanbul, Turkey, Direktur Utama PTDI, Budi Santoso menandatangani MoU dengan CEO Turkish Aerospace Industries, Inc (TAI), PhD. Temel KOTÌL.
MoU antara TAI dengan PTDI diantaranya :
★ Peningkatan avionik dan sayap untuk pesawat-pesawat CN235.
★ Pengembangan, sertifikasi dan produksi bersama pesawat N245.
★ Global supply chain untuk komponen CN235
★ Pengembangan bersama untuk pesawat tanpa awak kelas Medium Altitude Long Endurance (MALE). Drone serang ANKA TAI [Aviation Analysis Wing] ★ BUMN