Showing posts with label Video. Show all posts
Showing posts with label Video. Show all posts

[Video] Melihat Kapal SSV Pesanan Kedua Filipina

BRP 602 Davao Del Sur [Gombal Jaya]

K
apal SSV ini merupakan kapal hasil inovasi dari produksi Kapal sebelumnya, Kapal Landing Platform Dock (LPD) alih teknologi dengan Korea. 2 unit kapal LPD ini banyak digunakan pada Operasi Militer dan kemanusian tingkat Internasional dan telah diakui kemampuannya, seperti Penyelamat MV Kudus di Somalia dan Pencarian Korban Air Asia QZ 8501.

Kehandalan dan kapabilitas kapal produksi Insan PAL Indonesia melalui hasil inspeksi dan pengecekan kualitas yang ketat dari Tim Kualitas dan Tim Klas Llyod Register serta Tim Representasi Pemilik Kapal.

Disampaikan oleh Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryaccudu, Indonesia patut berbangga karena pelepasan SSV #2 merupakan momen bersejarah bagi kedua negara. Hubungan antar kedua negara selama ini telah terjalin secara baik berdasarkan rasa saling percaya. Kepercayaan ini diwujudkan Filipina dengan menunjuk PT PAL dalam pembuatan kapal perang. Sekaligus membantu perekonomian negara. [Bisnis Surabaya]

 Berikut Video liputan NETtv & Antaranews : 


  Youtube  

[Video] Menguji Senapan SS-2 Buatan Pindad

Liputan CNN PT Pindad, sudah dikenal sebagai produsen persenjataan. Pabrik yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat ini, memproduksi berbagai jenis senapan, kendaraan tempur, hingga amunisi. Bukan produk murahan, kualitas senjata buatan PT Pindad sudah teruji dalam berbagai turnamen.

  ★ Youtube  

Pembuat Listrik Kedondong Diundang Menteri Jonan

Siswa penemu listrik pohon kedondong, energi baru dan terbarukan (EBT)Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan (kanan) berbincang dengan penemu energi listrik dari pohon kedondong Naufal Raziq di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (19/5/2017). (ANTARA Foto/Aprillio Akbar)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerima kedatangan Naufal Raziq, siswa berusia 15 tahun asal Langsa, Provinsi Aceh, yang menjadi penemu energi listrik dari pohon kedondong pagar.

"Harapan Pak Menteri, temuan Naufal dapat digunakan masyarakat dan dimanfaatkan khususnya di Indonesia dan desa-desa terpencil," kata Naufal di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.

Siswa kelas 3 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Langsa itu menceritakan bahwa Menteri Jonan menilai penemuan energi listrik dari pohon kedondong itu termasuk energi baru dan terbarukan (EBT).

Kepada Menteri ESDM, Naufal juga menceritakan bahwa energi listrik yang ditemukannya sudah terhubung ke sebagian rumah di desa terpencil Tampur Paloh, Aceh Timur, dan akan dikembangkan agar penemuan itu bisa dimanfaatkan untuk skala yang lebih besar.

Ia pun menceritakan penemuan tersebut berawal dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang didapatkan saat masih di kelas 1 Madrasah Tsanawiyah dua tahun lalu bahwa buah asam, seperti kentang, jeruk dan mangga dapat menghasilkan energi listrik sederhana.

Penemuan tersebut juga dilakukan bertahap dengan mencoba berbagai macam pohon buah, mulai dari mangga, belimbing, asam jawa hingga akhirnya menemukan pohon kedondong pagar yang memiliki keunggulan dibanding buah lainnya, kata Naufal.

"Masing-masing pohon itu ada keunggulannya. Kenapa kedondong pagar? Karena, memiliki batang yang besar, mudah tumbuhnya, jika kita kupaskan kulitnya dia tidak busuk malah menyembuhkan dirinya, recovery," ujarnya.

Ia menjelaskan satu lubang pada pohon kedondong pagar bisa menghasilkan tegangan listrik satu volt (1 V), dan satu pohon kedondong dapat dibuat menjadi empat lubang yang bisa menghasilkan energi 4 V.

Untuk menyalakan satu lampu, ia menambahkan, setidak-tidaknya dibutuhkan empat pohon kedondong pagar yang sudah dipasang tembaga dan logam.

Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) akan memberi bantuan pendanaan guna mengembangkan penemuan Naufal menjadi energi listrik berskala besar.

 Berikut video dari Youtube : 


   antara  

[Video] Sekilas KAL 28 Propeller

Buatan PT Tesco Indomaritim Dari website PT Tesco, diberitakan TNI AL telah memesan sebanyak 13 unit yang telah rampung 12 unit dan 1 dalam pembangunan yang akan tuntas tahun 2017 ini.

Kapal dengan panjang 28 meter, Berat sekitar 70 ton mampu di pacu dengan mesin pendorong jenis propeller hingga 28 knot.


Berikut video di upload Muhamad Irfai dari Youtube :

  Garuda Militer  

[Video] MMWT

Modern Medium Weight Tank


Video dari Youtube persembahan FNSS Savunma Sistemleri

Dalam pameran IDEF 2017, MMWT kerjasama FNSS bersama Pindad dinamakan Kaplan MT [karar]
  Garuda Militer