Showing posts with label KKP. Show all posts
Showing posts with label KKP. Show all posts

Pemulangan 695 ABK Vietnam

Serah Terima Di Laut https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2017/06/09/a10feb35-02f3-40ed-a9b6-b1734f33648f_43.jpeg?w=780&q=90Repatriasi 695 nelayan Vietnam di Kepulauan Riau. [Dok. KKP] ☆

KN Belut Laut 4806 Bakamla RI menyambut kehadiran kapal Vietnam Coast Guard (VCG) yang datang menjemput 695 Anak Buah Kapal (ABK) Vietnam di Perairan Batam, Kepulauan Riau, Jumat (9/6).

Proses serah terima seluruh ABK kapal Vietnam tersebut dilaksanakan di laut, yakni dari kapal PSDKP ke kapal Vietnam CG, yang sebelumnya didahului dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Awak Kapal Non Justitia warga negara Vietnam oleh Dirjen PSDKP Eko Jalmo Asmadi kepada Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Dr. Hoang Anh Tuan.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan ABK Vietnam Non Justitia secara simbolis di Pangkalan PSDKP Batam. Hadir pula Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Arie Soedewo.

https://gimg.kumpar.com/kumpar/image/upload/c_fill,g_face,f_jpg,q_auto,fl_lossy,w_640/rbboybkhamcspg8djll7.jpg[Dok. KKP]

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Bakamla RI ini mengatakan bahwa terlaksananya kegiatan repatriasi awak kapal Vietnam ini, sebelumnya juga telah didahului dengan keberhasilan pemulangan Gunawan Wibisono dari Vietnam ke Indonesia.

Para tahanan yang dipulangkan tersebut merupakan ABK kapal pencuri ikan yang hanya berstatus sebagai saksi. Pasalnya, dalam proses hukum tindak pidana perikanan yang ditetapkan tersangka adalah nakhkoda dan Kepala Kamar Mesin (KKM).

Repatriasi 695 nelayan Vietnam di Kepulauan RiauRepatriasi 695 nelayan Vietnam di Kepulauan Riau [Dok. KKP]

Demikian siaran pers Dirjen PSDKP yang diterima redaksi, Jumat (9/6).

Usai pelepasan awak kapal non-justitia warga negara Vietnam secara simbolis, seluruh ABK Vietnam menaiki kapal Orca milik PSDKP dengan dikawal oleh KN Belut Laut 4806 Bakamla RI. Selanjutnya seluruh ABK diserahterimakan dari kapal Orca ke armada kapal Vietnam CG yang terdiri dari tiga kapal yaitu kapal 8001, 8005 dan 4039.

Seusai proses serah terima seluruh ABK Vietnam dari kapal PSDKP ke kapal VCG, KN Belut Laut 4806 meneruskan perjalanannya kembali tugas patroli rutin di wilayah perairan Indonesia.[wid]

  rmol  

Kisah Petugas Patroli KKP Ditangkap Cost Guard Vietnam

Kapal Hiu Macan milik PSDKP KKP Batam

Peristiwa “penculikan” anggota patroli KKP di kapal patroli Hiu Macan di perairan Natuna berawal dari penangkapan empat kapal nelayan Vietnam.

Sebuah sumber menyebutkan, empat kapal yang membawa 50 ABK itu kemudian hendak dibawa anggota PSDKP ke Natuna.

Satu orang petugas KKP kemudian ditempatkan ke kapal untuk melakukan pengawalan sekaligus mengemudikan kapal.

Tiba-tiba datang kapal cost guard Vietnam datang dan meminta kapal itu diserahkan kepada mereka.

Tak lama kemudian, kapal cost guard itu menabrak kapal nelayan Vietnam tersebut.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9xJAZXzr57hXpvHgyRu0hFahLcEJ_32naxZc_sjvRe1ToCPXbCnb2RUcCEOMHS1pNk1AjV2dnkdK9dp3COFVeD_esAdBUUS-p3wEOsmtMQpHyN1gpw39LXxcgl_3dd1RZ8lxh8wgMMJgS/s1600/18582209_1266750506774937_5627063255542756409_n.jpgKapal nelayan yang ditabrak itu kemudian tenggelam, sedangkan Gunawan yang sempat meminta pertolongan melalui radio, karena kapalnya hampir tenggelam, dibawa oleh cost guard tersebut.

Kapal penjaga pantai Vietnam ini mengatakan, mereka akan menyerahkan petugas kapal Indonesia itu jika seluruh kapal yang tertangkap dikembalikan kepada mereka.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota Kapal Pengawas (KP) Hiu Macan 01, Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PSDKP KKP), Barelang Batam, ditangkap oleh coast guard Vietnam saat melakukan tugas pengawasan di laut Natuna.

Muhamad Syamsu Rokhman, kepala Seksi operasional pengawasan dan penanganan pelanggaran, pada PSDK KKP Barelang Batam, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Benar anggota kita yang bertugas di KP Hiu macan 01 ada satu orang dibawa oleh coast guard Vietnam. Kita sudah laporkan kepada Ibu Menteri (Susi Pudjiastuti)," kata Syamsu.

Saat ini kata Syamsu, PSDK KKP Barelang Batam menunggu info lebih lanjut dari pihak kementerian.

"Kita masih menunggu informasi kelanjutannya, sabar dulu ya. Nanti ibu menteri akan menjelaskannya,” tambah Syamsu.
 

  Tribunnews